Rabu, 07 Oktober 2009

Radio Akses Point

Setting Mikrotik Wireless Bridge

Sering kali, kita ingin menggunakan Mikrotik Wireless untuk solusi point to point dengan mode jaringan bridge (bukan routing). Namun, Mikrotik RouterOS sendiri didesain bekerja dengan sangat baik pada mode routing. Kita perlu melakukan beberapa hal supaya link wireless kita bisa bekerja untuk mode bridge.

Mode bridge memungkinkan network yang satu tergabung dengan network di sisi satunya secara transparan, tanpa perlu melalui routing, sehingga mesin yang ada di network yang satu bisa memiliki IP Address yang berada dalam 1 subnet yang sama dengan sisi lainnya.

Namun, jika jaringan wireless kita sudah cukup besar, mode bridge ini akan membuat traffic wireless meningkat, mengingat akan ada banyak traffic broadcast dari network yang satu ke network lainnya. Untuk jaringan yang sudah cukup besar, saya menyarankan penggunaan mode routing. Berikut ini adalah diagram network yang akan kita set.


Konfigurasi Pada Access Point

1. Buatlah sebuah interface bridge yang baru, berilah nama bridge1


2. Masukkan ethernet ke dalam interface bridge


3. Masukkan IP Address pada interface bridge1


4. Selanjutnya adalah setting wireless interface. Kliklah pada menu Wireless (1), pilihlah tab interface (2) lalu double click pada nama interface wireless yang akan digunakan (3). Pilihlah mode AP-bridge (4), tentukanlah ssid (5), band 2.4GHz-B/G (6), dan frekuensi yang akan digunakan (7). Jangan lupa mengaktifkan default authenticated (8) dan default forward (9). Lalu aktifkankanlah interface wireless (10) dan klik OK (11).


5. Berikutnya adalah konfigurasi WDS pada wireless interface yang digunakan. Bukalah kembali konfigurasi wireless seperti langkah di atas, pilihlah tab WDS (1). Tentukanlah WDS Mode dynamic (2) dan pilihlah bridge interface untuk WDS ini (3). Lalu tekan tombol OK.


6. Langkah selanjutnya adalah menambahkan virtual interface WDS. Tambahkan interface WDS baru seperti pada gambar, lalu pilihlah interface wireless yang kita gunakan untuk WDS ini. Lalu tekan OK.


7. Jika WDS telah ditambahkan, maka akan tampak interface WDS baru seperti pada gambar di bawah.


Konfigurasi pada Wireless Station

Konfigurasi pada wireless station hampir sama dengan langkah-langkah di atas, kecuali pada langkah memasukkan IP Address dan konfigurasi wirelessnya. Pada konfigurasi station, mode yang digunakan adalah station-wds, frekuensi tidak perlu ditentukan, namun harus menentukan scan-list di mana frekuensi pada access point masuk dalam scan list ini. Misalnya pada access point kita menentukan frekuensi 2412, maka tuliskanlah scan-list 2400-2500.


Pengecekan link
Jika link wireless yang kita buat sudah bekerja dengan baik, maka pada menu wireless, akan muncul status R (lihat gambar di bawah).


Selain itu, mac-address dari wireless yang terkoneksi juga bisa dilihat pada jendela registration (lihat gambar di bawah).


Konfigurasi keamanan jaringan wireless

Pada Mikrotik, cara paling mudah untuk menjaga keamanan jaringan adalah dengan mendaftarkan mac-address wireless pasangan pada access list. Hal ini harus dilakukan pada sisi access point maupun pada sisi client. Jika penginputan access-list telah dilakukan, maka matikanlah fitur default authenticated pada wireless, maka wireless lain yang mac addressnya tidak terdaftar tidak akan bisa terkoneksi ke jaringan kita.

Jika kita menginginkan fitur keamanan yang lebih baik, kita juga bisa menggunakan enkripsi baik WEP maupun WPA.

Radio Akses Point

JAHT wp 4001br
Price per Unit (piece): Rp 420.000

Acces Point ini sebagai hardware perangkat Wi-Fi sangat cocok digunakan untuk jaringan LAN wifi anda, bisa digunakan point to point atau client / Server dari Jaringan LAN anda. Sangat pas digunakan untuk klient RT-RW Net anda sehingga bisa menekan investa


Feature :
- Complies with the IEEE 802.11g (DSSS) 2.4GHz specification
- Supports 2.400~2.4835 GHz frequency band, 1~14 channels
- High data rate up to 54Mbps network speed
- Auto rate fallback in case of obstacles or interferences
- Supports AP, AP Client, Bridge-PtP, Bridge-PtMP, WDS, Repeater operating modes
- Supports 64/128-bit WEP, 802.1x, WPA, WPA2 wireless security
- Provides MAC access control
- Integrated DHCP server
- Web-based configuration and Firmware upgradeable

Spesifikasi :


Realtek RTL8186


2MB NOR Flash




Realtek RTL8225


RJ-45 10/100 Mbps Port x1


RP-SMA Detachable Antenna x1


18 dBm


12 v DC, 0.5 A


30 mm x 127mm x 96 mm


10 - 40 C


10 - 90% (Non Condensing)



Mini PCI EMP-8602S 600 mW

Price per Unit (piece): Rp 575.000

Mini PCI EMP-8602S sangat bagus digunakan untuk akses point ISP, Hotspot, atau Rt-Rw Net, juga bagus untuk Point To Point. Wireless ini bisa bekerja dari freq 2,4-5,8 Ghz atau A/B/G
Dengan Output Power 28 Dbm (600 MW) jangkauannya bisa lebih jauh.


28dbm 600 MW Wireless Mini PCI EMP-8610S

Having high output power is always a great bonus (up to 600mW 28dBm), when designing your embedded application. Introducing EnGenius Technologies' answer, the EMP-8602S. Using the latest in technology expertise, EnGenius has fine tuned the mini-PCI to be the longest, and most powerful RF module in the market today. The slim form factor allows for small physical applications. Your all-in-one solution encompassing 802.11a, 802.11b, and 802.11g networking technology will be the last mini-PCI high powered solution you will ever need.

  • 600mW transmission power for superior range, signal strength, recieve sensitivity
  • Powered by Atheros, supports 802.11a/b/g
  • 802.11e standards supported for Wireless Multimedia Enhancements QoS

Mini PCI EMP-8603 800 mW

Price per Unit (piece): Rp 875.000

Senao Mini PCI EMP-8603 sangat bagus digunakan untuk akses point ISP, Hotspot, atau Rt-Rw Net juga sebagai Point To Point Dengan Output Power 29 Dbm (800 MW) jangkauannya bisa lebih jauh.


  • Extreme High Wireless Power for Dual Band 802.11a/b/g (4.9GHz Band Support)
  • Up to 500mW 802.11a / 800mW 80211b / 600mW 802.11g
  • Advanced Low Power Consumption Design
  • Industry-Best Receive Sensitivity
  • ESD Protection up to 16 KV
  • Superior Heat Reliability
  • 5/10/20/40 MHz Channels
  • MMCX Antenna Connectors
  • Turbo Mode Super A/G Support by Atheros (Optional)

Mini PCI WLM54g 30dBm 1 Watt

Price per Unit (piece): Rp 1.090.000

Mini PCI 1 Watt WLM54g 30dBm sangat bagus digunakan untuk akses point ISP, Hotspot, atau Rt-Rw Net, juga bagus untuk Point To Point. Wireless ini bisa bekerja dari freq 2,4-5,8 Ghz atau B/G Dengan Output Power 30 dBm (1000 MW) jangkauannya bisa lebih jauh

. clip_image021[1]

1 Watt Mini PCI + Pigtail MMCX

Product Description
Compex introduces the WLM54G-30dBm-ESD wireless 802.11b/g miniPCI high power of 30dBm (1 Watt) with ESD protection.
WLM54G-30-ESD with electrostatic discharge (ESD) protection up to 15KeV is recommended in places where thunderstorms are frequent. ESD protection can protect the card from surge generated by these thunderstorms that would have otherwise be damaged without ESD protection in a similar exposure
High power output makes it an excellent choice for long distance applications. Combined with excellent receiver sensitivity and high speed transmission of up to 108Mbps, Compex WLM54G-30dBm-ESD is the miniPCI choice for long distance links, or those where signal levels are reduced due to minor obstructions such as trees or buildings.


  • Compatible with IEEE802.11 b/g (2.4GHz) standard
  • Speed up to 108Mbps high-speed data rate
  • Output Power of up to 30dBm (1Watt)
  • Built-in ESD/EMP Protection up to 15KeV
  • Transmission Power Control (TPC)
  • Extended Distances and Performance due to the better Output Signal Power
  • High Performance with Low Power Consumption
  • Multi-Country Roaming Support (IEEE802.11d)
  • Single MMCX Antenna Connector
  • Suitablefor Embedded System or OEM Project
  • Affordable and Ideal for a Variety of Applications

Senao ECB-3220 26 dbm (400 mw)

Price per Unit (piece): Rp 830.000

Akses point type ini memiliki output Rf hingga 26 db atau setara dengan 400 mW. Sehingga bila digunakan jangkauannya bisa lebih jauh dibandingkan dengan aksespoint biasa.
Akses point ini didesain untuk indoor ( Dalam gedung atau ruangan ), sehingga bila ingin menggunakannya untuk Out Door harus dimasukkan didalam Box sehingga lebih aman baik dari hujan maupun dari kepanasan sinar matahari.


26dbm (400mw) Wireless Indoor Multi-Client Bridge/AP/ WDS-NCB-3220

Product Description

The Wireless Multi-Client Bridge/Access Point/ WDS (wireless distribution system) operates seamlessly in the 2.4 GHz frequency spectrum supporting the 802.11b (2.4GHz, 11Mbps) and the newer, faster 802.11g (2.4GHz, 54Mbps) wireless standards. It's the best way to add wireless capability to your existing wired network, or to add bandwidth to your wireless installation.
To protect your wireless connectivity, it can encrypt all wireless transmissions through 64/128-bit WEP data encryption and also supports WPA. The MAC address filter lets you select exactly which stations should have access to your network. With the Wireless Multi-Client Bridge/Access Point/WDS, you'll experience the best wireless connectivity available today.

Product Features



High Speed Data Rate Up to 54Mbps

Capable of handling heavy data payloads such as MPEG video streaming

IEEE 802.11/b/g Compliant

Fully Interoperable with IEEE 802.11b/IEEE802.11g compliant devices

Point-to-point, Point-to-multipoint Wireless Connectivity

Let users transfer data between two buildings or multiple buildings

Plug and Play

No driver needed, easy and quick to connect your Ethernet device to Wireless

WPA (Wi-Fi Protected Access)

Powerful data security

Hide SSID (AP Mode)

Avoids unallowable users sharing bandwidth, increases efficiency of the network

DHCP Client/ Server

Simplifies network administration

WDS (Wireless Distributed System)

Make wireless AP and Bridge mode simultaneously as a wireless repeater

MAC address filtering (AP Mode)

Ensures secure network connection

Power-over-Ethernet (IEEE802.3af)

Flexible Access Point locations and cost savings

Output Power Controllable

Adapts for external antennas to be any certification

Product Features


Data Rates

1, 2, 5.5, 6, 9, 11, 12, 18, 24, 36, 48, 54 Mbps


IEEE802.11b/g, IEEE802.1x, IEEE802.3, IEEE802.3u


IEEE 802.11g/ IEEE 802.11b

Power Requirements

Power Supply: 90 to 240 VDC +/- 10% (depends on different countries)
Device: 12 V/ 1A

Status LEDs

LAN: Link, WLAN: Link, Power: on/off

Regulation Certifications

FCC Part 15/UL, ETSI 300/328/CE

RF Information

Frequency Band

2.400~2.484 GHz

Media Access Protocol

Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance (CSMA/CA)

Modulation Technology

Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM)
DBPSK @ 1Mbps
DQPSK @2Mbps
CCK @ 5.5 & 11Mbps
BPSK @ 6 and 9 Mbps
QPSK @ 12 and 18 Mbps
16-QAM @ 24 and 36 Mbps
64-QAM @ 48 and 54 Mbps

Operating Channels

11 for North America, 14 for Japan, 13 for Europe,

Receive Sensitivity (Typical)

-94dBm @ 1Mbps, -92dBm @ 2Mbps,
-89dBm @ 5.5Mbps, -86dBm @ 11Mbps,
-92dBm @ 6Mbps, -90dBm @ 9Mbps
-88dBm @ 12Mbps, -86dBm @ 18Mbps,
-83dBm @ 24Mbps, -79dBm @ 36Mbps,
-74dBm @ 48Mbps, -72dBm @ 54Mbps

Available transmit power

25 min dBm @1 ~ 24 Mbps
23 +/- 2dBm @36Mbps
21 +/- 2dBm @48Mbps
20 +/- 2dBm @54Mbps

RF Connector

TNC Type (Female Reverse)



Ad-Hoc, Infrastructure

Operation Mode

Point-to-Point/ Point-to-Multipoint Bridge/ AP/ Client Bridge/ WDS


One 10/100Mbps RJ-45 LAN Port


IEEE802.1x Authenticator / RADIUS Client (EAP-MD5/TLS/TTLS) Support in AP Mode
WPA2/ WPA/ Pre-share Key (PSK)/ AES/ TKIP
MAC address filtering
Hide SSID in beacons

IP Auto-configuration

DHCP client/server



Web-based configuration (HTTP)
Telnet configuration

Firmware Upgrade

Upgrade firmware via web-browser


Temperature Range

Operating: -10C to 50C (14F to 132F
Storage: -40Cto 70C (-40F to 158F)

Humidity (non-condensing)

5%~95% Typical

Senao EPI-3601S 28dbm (600 mW)

Price per Unit (piece): Rp 390.000

Senao PCI EPI-3601S sangat bagus digunakan untuk akses point ISP, Hotspot, atau Rt-Rw Net juga untuk Point To Point. Untuk pemasangan sebagai AP membutuhkan PC router yang di install mikrotik dan box outdoor yang bisa memuat motherboard PC. PCI ini dapat menghemat buget anda dalam membangun RT RW Net
Dengan Output Power 28 Dbm (600 MW) jangkauannya bisa mencapai 50 Km untuk aplikasi outdoor

. clip_image025[1]

28dbm 600 MW Wireless PCI EPI-3610S

Product Description


600mW transmission power for superior range, signal strength, recieve sensitivity


Powered by Atheros, support 802.11b/g


The most cost-effective 600mW solution

Having high output power is always a great bonus (up to 600mW 28dBm), when designing your desktop computer. Introducing EnGenius Technologies' answer, the EPI-3601S. Using the latest in technology expertise, EnGenius has fine tuned the PCI card to be the longest, and most powerful RF in the market today with the most cost-effective solution for your PC. Your all-in-one solution encompassing 802.11b and 802.11g networking technology will be the last PCI high powered solution you will ever need.

  • 600mW transmission power for superior range, signal strength, recieve sensitivity
  • Powered by Atheros, support 802.11b/g
  • Windows XP, Vista 32/64 bit driver support
  • The most cost-effective 600mW solution

Hi-Gain 15 dBi Omnidirectional

Hi-Gain 15 dBi Omnidirectional ini merupakan sebuah antenna wifi 2,4 ghz biasa digunakan untuk meningkatkan jangkauan perangkat akses point / perangkat wifi anda sehingga jangkauan bisa lebih jauh.


Antenna ini biasa digunakan untuk antenna Rt-Rw Net, WISP, maupun antenna hotspot.

Dari pengalaman antenna ini bisa menghantarkan daya jangkau wifi anda hingga 6 km, walaupun dari review-review ada juga yang menggunakannya hingga diakses dengan jarak 10 km, tentunya tergantung dengan berapa dBm radio yang digunakan, tinggi antenna dan juga perangkat user yang digunakan serta lokasi disekitar tempat tinggal anda baik banyaknya halangan, maupun tingkat interfensi.

Pada aplikasi Hotspot dengan akses point 100mW pada ketinggian 20 meter, antenna ini bisa diakses dengan notebook / laptop pada kondisi LOS (Line Off Sight) / tanpa halangan hingga jarak 700 meter - 1 km, tentunya tergantung juga dengan kepekaan notebook yang digunakan.

Professional Grade

Hi-Gain 15 dBi Omnidirectional merupakan sebuah antenna yang memiliki gain yang tinggi dengan VSWR yang rendah, yang mampu beroperasi dengan baik pada frekwensi 2,4 Ghz ISM Band, baik 802.11 b/g/n.

Hi-Gain 15 dBi Omnidirectional ini kompatible dengan semua jenis radio akses point. Karena antenna ini memiliki polarisasi vertikal, sehingga sangat cocok digunakan untuk aplikasi hotspot-hotspot, yang mana user dengan pengguna notebook memiliki polarisasi vertikal pula.

Superior Performance

Antenna ini dibuat menggunakan system Collinear Array dengan bahan tembaga yang telah berlapis perak dengan system center feed sehingga mampu menekan loss dan memiliki tinggkat efisiensi yang sangat baik.

Rugged and Weatherproof

System konstruksi antenna yang kuat dengan menggunakan bracket U-Bolt untuk dipasang pada tiang-tiang penyangga..

Details for this Antenna product

  • 2.4 GHz ISM Band
  • IEEE 802.11b, 802.11g and 802.11n Wireless LAN
  • Multipoint Applications

Electrical Specifications


2400-2500 MHz


15 dBi



Vertical Beam Width

Horizontal Beam Width



50 Ohm

Max. Input Power

100 Watts


< 1.5:1 avg.

Lightning Protection

DC Short

Mechanical Specifications


Integral N-Female


3.3 lbs (1.5kg)


40.5 in. (1.03m)

Base Diameter

1.69 in. (42.9mm)

Radome Diameter

1.52 in. (38.6mm)

Radome Material

Gray Fiberglass


2.0" diameter mast max.

Wind Survival

up to 150 MPH

Operating Temperature

-40° C to to 85° C
(-40° F to 185° F)

RoHS Compliant


Wind Loading Data

Wind Speed (MPH)



14 lb.


22 lb.

Penggunaan :


Antena Grid 24 db 2.4 Ghz kenbotong

Price per Unit (piece): Rp 475.000


High-Performance Reflector Grid Wi-Fi Antenna provides 24 dBi gain with an 8 degree beam-width for long-range highly directional applications. Applications include point to point systems, point to multi-point and wireless bridges in the 2.4GHz ISM band as well as IEEE 802.11b and 802.11g wireless LAN systems. It can be installed for either vertical or horizontal polarization.


Applications :

  • 2.4 GHz ISM Band
  • IEEE 802.11b and 802.11g Wireless LAN
  • WiFi Systems
  • Long-range Directional Applications
  • Point to Point Systems
  • Point to Multi-point Systems
  • Wireless Bridges
  • Backhaul Applications
  • Wireless Video Systems

Features :

  • Superior performance
  • Cast aluminum construction
  • UV stable light gray powder coat finish
  • All weather operation
  • 8° beam-width
  • 12 inch coax lead
  • Easy to assemble

Power Station 5

Price per Unit (piece): Rp 2.050.000


Integrated 22dBi Vertical Polarity Panel Antenna


N-Type External Connectors for External Sector/Omni/Dish Applications


Outdoor (BaseStation Antenna Dependent): Over 50kmUSTABLE CHANNEL SIZE 5MHz 10MHz 20MHz

Wireless Modular Approvals FCC Part 15.247, IC RS210, CE

Processor Specs : Atheros AR2313 SOC, MIPS 4KC, 180MHz

Memory Information : 16MB SDRAM, 4MB Flash

Networking Interface : 10/100 BASE-TX (Cat. 5, RJ-45) Ethernet Interface

RoHS Compliance : YES

Enclosure Size 18 in. length x 13 in. height x 2in. Width

Weight 6.7 lbs

Enclosure Characteristics Outdoor UV Stabalized Plastic (Antenna) and die cast metal (system)

Mounting Kit Pole Mounting Kit included

Power Method Passive Power over Ethernet (pairs 4,5+; 7,8 return)

Max Power Consumption 6.5 Watts

Power Supply 12V, 1A (12 Watts). Supply and injector included

Operating Temperature -40C to 85C (System PCB optimized for hi-temp)

Operating Humidity 5 to 95% Condensing

Shock and Vibration

ASUS DSL N13 Wireless Router plus Access Point

Setelah tiga bulan lalu kami menguji seri RT-N11 yang berhasil menyabet medali emas (karena kinerja prima sehingga memeroleh skor 4,1) kini kembali kami mendapatkan kesempatan melakukan review terhadap seri wireless router plus access point keluaran Asus yang berkinerja tinggi. Bagaimana kisahnya, sampai kami memberinya predikat bagus?


Berbeda dengan seri RT-N11 yang menggunakan konektor kabel RJ45 untuk koneksi ke internet, seri DSL N13 menggunakan kabel RJ11 dan teknologi ADSL. Seri ini juga dapat difungsikan sebagai print server menggunakan konektor USB 2.0.

Selain itu, berbeda dengan seri RT-N11 yang menggunakan standar koneksi wireless 802.11n dan memiliki dua antena, seri DSL N13 ini menggunakan tiga antena sekaligus. Artinya, dua di antaranya berfungsi sebagai pemancar (transceiver). Sementara saat menerima sinyal, ketiganya akan befungsi bersama-sama sebagai penangkap sinyal (receiver). Standar 802.11n memungkinkan terjadinya penerimaan dan pengiriman paket data secara bersamaan. Maka, menilik standar yang dipakai oleh Asus DSL N13 adalah 802.11n, seharusnya kecepatan transfer data (troughput) akan mendekati 100 Mbps.

Kami memberikan nilai plus bagi seri RT N13 ini lantaran tersedia beragam fitur keamanan dan manajemen jaringan. Mulai dari DHCP server untuk mengelola nomor IP secara dinamik, sampai dengan Virtual DMZ untuk mengisolasi komputer-komputer yang distur agar bisa diakses langsung dari Internet. Satu fasilitas lagi, yaitu SPI firewall dapat mengenali dan mementahkan upaya serangan jenis Denial of Service (DoS).

Setelah mengamati kelengkapan fitur-fitur manajemen dan jaringan, kami menguji Asus DSL N13 dalam hal troughput. Software NetIQ Chariot kami pilih sebagai alat bantu pengujian. Hasilnya, troughput maksimal “nangkring” di angka 91,638 Mbps. Sementara itu, troughput minimal ada di angka 45,020 Mbps dan reratanya ada di angka 77,333 Mbps.

Selain througput, kami juga mencermati komponen uji yang lain, yaitu response time. Hal ini untuk menilai kecepatan pemrosesan dan penerusan paket data. Ternyata, response time maksimal ada di angka 1,777 detik. Artinya, DSL N13 tergolong responsif dan cepat dalam meneruskan paket data karena angka response time berada jauh di bawah 5 detik yang menjadi ambang penilaian bagus.

Untuk memantapkan pengujian dan penilaian, kami juga menjajal kinerja firewall bawaan DSL N13 dalam mengamankan port-port komunikasi. Fasilitas uji Shield Up yang disediakan oleh situs uji terpercaya www.grc.com (Gibson Research Center) kami gunakan sebagai alat bantu pengujian. DSL N13 kami hubungkan ke situs tersebut menggunakan nomor IP publik yang kami miliki. Hasilnya, seluruh port komunikasi berada dalam status tersembunyi (Stealth). Artinya, semua port komunikasi tidak bisa dilihat oleh orang lain di Internet. Firewall dalam DSL N13 ternyata mampu mengamankan port komunikasi secara maksimal.


Kesimpulan: Asus DSL N13 menyajikan kinerja troughtput yang cukup tinggi sehingga sanggup digunakan untuk menunjang aktivitas kantor skala kecil dan menengah. Perangkat ini bahkan cocok untuk menangani lalu-lintas data jenis multimedia, termasuk VoIP (Voice over Internet Protocol). Kinerja firewall bawaan cukup maksimal dalam mengamankan port-port komunikasi sehingga aman untuk melakukan akses Internet. (Vincent Bayu TB)

Plus : Kinerja troughput tinggi; kinerja firewall maksimal; fasilitas file server dan print server; ragam fitur tambahan untuk pengamanan dan manajemen jaringan.

Minus: Belum sepenuhnya standar n/sebatas draft-n. Antena tidak dapat dilepas-tukar untuk mempertinggi sensitivitas dan daya jangkau sinyal.

Spesifikasi ASUS DSL N13 Wireless Router plus Access Point




1 konektor RJ-11 untuk WAN (internet), 4 konektor RJ45 untuk LAN, 2 konektor USB 2.0 untuk printer dan file storage.

Mode operasi

Access point, router, bridge.

Kecepatan transfer data

100 Mbps.


DHCP server.

NAT (network address translation).

Firewall SPI ( Stateful Packet Inspection).

Port Forwarding.

Virtual DMZ (Demilitarized Zone).

URL/Web filtering.


215 x 156 x 34 mm.


540 gram.


Power adapter AC/DC 5 Volt, 2 Ampere.

CD & buku user manual.

Kabel RJ45.

Kabel RJ11


2 tahun

Situs web


Kisaran harga

USD 130

*Kontak: ASUS Indonesia, telepon (021) 45865050.

Skor Penilaian

Fitur : 4,25

Kemudahan : 4

Kineja : 4,25

Harga : 3,75

Skor Total : 4,1